Jika suatu waktu nanti kulitku tak lagi kencang, mataku tak lagi tajam
menatap, rambut yang berubah menguban, langkah kaki yang mulai gontai
untuk menghampirimu, dan aku mulai lemah untuk selalu bercerita untukmu.
Apakah masih ingin kamu memelukku dengan cara yang sama dan rasa yang sama?
Jika suatu waktu nanti kita terpisah, apakah kamu masih mau mengirimkan doa-doa untukku kepada Tuhan-mu?
Jika suatu waktu nanti kita terlupakan oleh keturunan-keturunan kita yang sudah tak pernah melihat kita bahkan tak tau letak rumah terakhir kita, yakinlah bahwa akan ada nama kita dibelakang nama mereka.
Jika suatu waktu nanti kita ini hanya kenangan, tulisan ini yang akan slalu jadi saksi nyata bahwa kita pernah ada.
Apakah masih ingin kamu memelukku dengan cara yang sama dan rasa yang sama?
Jika suatu waktu nanti kita terpisah, apakah kamu masih mau mengirimkan doa-doa untukku kepada Tuhan-mu?
Jika suatu waktu nanti kita terlupakan oleh keturunan-keturunan kita yang sudah tak pernah melihat kita bahkan tak tau letak rumah terakhir kita, yakinlah bahwa akan ada nama kita dibelakang nama mereka.
Jika suatu waktu nanti kita ini hanya kenangan, tulisan ini yang akan slalu jadi saksi nyata bahwa kita pernah ada.


0 komentar:
Posting Komentar